Selasa, 30 November 2010

Ditemukan Embrio Dinosaurus

Sejumlah ahli paleontologi, atau disebut pula dengan ahli fosil, baru-baru ini mengidentifikasi embrio dinosaurus tertua di dunia. Hal itu dipaparkan di Journal of Vertebrate Paleontology.

Embrio yang jumlahnya lebih dari satu itu, ditemukan dalam telurnya dan masih terawat dengan baik. Diperkirakan usianya sesuai dengan jaman di mana dinosaurus masih berkeliaran, sekitar 190 juta tahun yang lampau.

Peneliti mengatakan, sampai saat ini, embrio tersebut adalah embrio tertua untuk vertebrata darat. Lalu, dinosaurus jenis apa yang memiliki embrio tertua itu?

Massospondylus, salah satu leluhur raksasa dari kelompok prosauropod, dinosaurus pemakan tumbuh-tumbuhan. Cukup mudah mengenali Sauropoda. Ia mempunyai empat kaki, berleher dan berekor panjang.

Profesor Robert Reisz dari University of Toronto Mississauga bersama beberapa rekannya adalah sang penemu embrio. Mereka menemukannya saat tengah menganalisis fosil telur yang ditemukan di Afrika Selatan. Ketika itu, Asisten Reisz, Diane Scott, langsung mengamatinya dengan mikroskop berkemampuan tinggi yang dikompilasi dengan ilustrasi.

"Saya yakin tidak ada orang lain yang melakukan pekerjaan ini sebelumnya," kata Reisz. Embrio yang ditemukan timnya masih terjaga baik dan memiliki rekonstruksi kerangka secara lengkap beserta anatominya secara rinci.


Dari temuan tersebut, embrio Massospandylus diketahui memiliki panjang nyaris delapan inci, berkaki empat, leher relatif panjang, besar kepalanya tak proporsional. Sebaliknya, fosil Massospandylus dewasa mempunyai panjang 16,5 kaki, kepalanya relatif kecil, berleher panjang, kemungkinan berjalan hanya dengan dua kakinya.

Dengan temuan ini, dapat disimpulkan sementara bahwa ketika embrio tersebut dewasa, leher dan tulang belakangnya tumbuh sangat cepat dibandingkan tungkai depan dan kepala mereka.

"Proyek ini membuka jendela baru tentang sejarah awal dan evolusi dinosaurus," ujar Reisz. "Prosauropod adalah dinosaurus pertama yang memiliki keanekaragaman secara luas. Mereka juga menjadi kelompok yang mudah tersebar, sehingga biologi mereka sangat menarik untuk diteliti karena mewakili awal kehidupan dinosaurus di jaman purba," kata tandasnya.

Kelelawar Aneh Ditemukan di Sumatera

Seekor kelelawar langka ditemukan di sebuah kawasan kecil di hutan hujan pulau Sumatera. Para pemerhati lingkungan menyebutkan, penemuan ini menunjukkan bahwa bahkan secuil sisa hutan sekalipun, tetap perlu dilindungi.

Konservasionis dari Inggris menemukan kelelawar Ridley dengan hidung bagai daun itu ditemukan di hutan yang hanya seluas 300 hektar, saat mereka melakukan survey keanekaragaman hayati di Sumatera Barat, Indonesia.

Kelelawar Ridley berhidung daun (Hipposideros ridleyi) ditemukan bertengger di rongga pohon (di dalam cekungan dan rongga pohon, di bawah pohon-pohon tumbang, dan bongkahan kayu). Oleh International Union for Conservation of Nature, kelelawar tersebut tergolong ke dalam daftar spesies yang terancam dan perlu dilindungi.

Saat ini, hutan kecil di Sumatera itu dikelilingi oleh perkebunan kelapa sawit. Seperti diketahui, perkebunan seringkali dibuat di kawasan hutan yang dibabat dan kemudian semakin meluas ke kawasan tempat berhuninya spesies langka.

Selain kelelawar, pada survey yang dilakukan, ditemukan pula beruang matahari, tapir, siamang tangkas, dan lutung. Semuanya juga termasuk dalam daftar satwa yang terancam punah.

“Penemuan ini menunjukkan bahwa kawasan hutan tertentu merupakan tempat yang paling cocok bagi sejumlah spesies satwa yang perlu dilindungi,” kata Matthew Struebig, ketua peneliti dari University of London, seperti dikutip dari Livescience, 12 November 2010.

Untuk itu, komunitas ilmiah, kata Struebig, perlu mendukung komunitas bisnis dalam mencari cara bagaimana mencegah kehidupan satwa langka untuk jangka panjang.

“Petani kelapa sawit perlu mengidentifikasi kawasan tertentu yang membutuhkan perhatian khusus, meskipun kawasan yang dimaksud berada di tanah ataupun lahan pertanian mereka,” kata Struebig. “Mereka perlu menjaga dan merawat habitat satwa tersebut,” ucapnya.

Kawasan yang disurvey di Sumatera itu saat ini dikelola sebagai kawasan konservasi oleh sebuah perusahaan pemilik perkebunan kelapa sawit. Pengelolaan bertujuan untuk membatasi penebangan dan perambahan hutan. Akan tetapi, efektivitas konservasi dari kawasan hutan tersebut diragukan.

“Melindungi kawasan hutan akan selalu menjadi prioritas bagi pemerhati lingkungan, akan tetapi jika ambisi para pemilik lahan pertanian untuk memperluas kebun kelapa sawit terealisasi, maka menjaga kawasan hutan di dalam perkebunan kelapa sawit juga menjadi hal yang penting untuk menjaga keanekaragaman hayati di Indonesia,” kata Sophie Persey, dari Zoological Society of London yang juga Oil Palm Project Manager, pada kesempatan yang sama.

Bacilla Filla Bakteri Yang Dapat Memperbaiki Beton

Peneliti di Inggris siap memanfaatkan kemampuan bakteri yang mampu berkembang cepat untuk menutup lubang di jalan-jalan yang terbuat dari beton,

Setelah menyelesaikan penelitian panjang, ilmuwan asal University of Newcastle menyebutkan bahwa dalam waktu dekat mereka bisa menugaskan bakteri yang mereka teliti untuk melakukan hal tersebut.

Para ilmuwan mengoptimalkan microba kecil yakni BacillaFilla untuk memproduksi kerangka bakterial berbentuk batangan sangat keras yang diperkuat oleh kalsium karbonat dan ‘lem’ bakterial khusus.

Yang menarik, bakteria tersebut memiliki asal muasal yang sangat dekat dengan Bacillus subtilis, atau bakteri yang umum ditemukan di tanah.

Saat makhluk yang sudah dimodifikasi secara genetik tersebut bersentuhan dengan lubang atau celah yang memiliki pH tertentu pada beton, mereka akan berkecambah dan masuk ke dalamnya dan mulai berkembang biak. Pada titik tertentu, koloni bakteri yang sudah diprogram secara genetik itu akan menghancurkan diri sendiri agar tidak malah merusak beton yang bersangkutan.

Hasilnya, tambalan buatan bakteri tersebut dilaporkan sama kuat dengan tambalan beton biasa.

Jennifer Hallinan, salah satu peneliti University of Newcastle, Inggris menyebutkan, material yang dibuat oleh bakteri tersebut sangat berharga. Tidak hanya untuk jalanan, akan tetapi juga gedung-gedung. Khususnya bangunan yang sudah termakan usia atau diguncang gempa.

“Mencari cara untuk memperpanjang umur bangunan berarti kita bisa mengurangi dampak lingkungan dan mencari solusi yang berkesinambungan,” ucap Hallinan, seperti dikutip dari DailyTech, 26 November 2010.

Hallinan menyebutkan, tambalan beton dari bakteri itu juga sangat bermanfaat di kawasan di mana gempa sering mengancam dan memaksa otoritas setempat merubuhkan bangunan yang mengalmi kerusakan karena tidak ada cara mudah untuk memperbaiki keretakan dan membuat bangunan kembali kokoh.

Hasil temuan Hallinan dan timnya dipaparkan pada ajang Biology Conference. Catatan seputar penemuan tersebut dapat Anda download di sini.

Agar Produksi Sperma Melimpah

Memperhatikan kesehatan sperma sangat penting bagi pasangan yang tengah berencana memiliki buah hati. Sama halnya sel telur, kondisi sperma menentukan tingkat kesuburan.

Salah satu ciri sperma sehat adalah jika jumlahnya mencapai 20 juta per mililiter sperma atau air mani. Demi mempertahankan kesehatan sperma, ada beberapa hal yang perlu Anda tahu, seperti dikutip dari laman Methods Of Healing.

1. Olahraga
Ketika tubuh Anda selalu dalam kondisi yang baik, jumlah kandungan sperma Anda pun akan baik. Mempertahankan kondisi tubuh mudah dilakukan dengan menerapkan olahraga teratur.

2. Ejakulasi
Atur waktu ejakulasi. Tunggu sampai tiga hari untuk ejakulasi lagi. Ejakulasi terlalu sering bisa memperburuk kualitas sperma.

3. Gizi seimbang
Dengan asupan nutrisi yang tepat, seorang pria dewasa bisa memaksimalkan kuantitas sperma. Hindari makanan pedas. Tingkatkan konsumsi sayuran seperti bayam, brokoli, asparagus, dan ganggang laut. Juga buah-buahan seperti tomat, semangka, jambu, dan anggur merah.

4. Air Putih
Tak ada fungsi organ yang berjalan normal saat tubuh kekurangan air. Dalam kondisi dehidrasi akibat kekurangan cairan, produksi hormon penghasil sperma akan terhambat. Takaran ideal, konsumsi air sedikitnya delapan gelas per hari.

5. Pola hidup sehat
Selain asupan nutrisi, kesehatan sperma juga dipengaruhi gaya hidup. Demi kuantitas dan kualitas sperma yang prima, hindari stres, konsumsi rokok dan alkohol. Kebiasan buruk semacam itu bisa merusak kualitas sperma. Pemakaian celana dalam yang terlalu ketat juga memperburuk kualitas sperma.

6. Bercinta di pagi hari
Kebiasaan ini seringkali dijadikan trik untuk mempercepat memiliki momongan. Saat bangun tidur di pagi hari, produksi sperma berada di tingkat tertinggi.

7. Berat badan ideal
Berat badan berlebih bisa memengaruhi kuantitas sperma. Pilih menu-menu diet terbaik yang menunjang perbaikan kualitas kesehatan sperma.

Penurunan jumlah sperma bisa terjadi karena sejumlah alasan. Selain kebiasaan mengenakan celana terlalu ketat, infeksi dalam tubuh juga dapat menurunkan kuantitas dan kualitas sperma. Menjadi penting berkonsultasi dengan dokter karena konsumsi obat-obatan jenis tertentu juga seringkali memengaruhi kualitas sperma.